logo mts
Puskesmas Sembung

Home Berita standar-pelayanan-di-puskesmas-sembung-berdasarkan-klaster-integrasi-layanan-primer-ilp

STANDAR PELAYANAN DI PUSKESMAS SEMBUNG BERDASARKAN KLASTER INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
Pinned
Kamis, 1 Januari 2026

Puskesmas Sembung terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui penerapan Standar Pelayanan berdasarkan Klaster Integrasi Layanan Primer (ILP). Penerapan sistem klaster ini merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan primer yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Melalui pendekatan ILP, pelayanan kesehatan di Puskesmas tidak lagi berfokus pada program yang terpisah-pisah, melainkan diintegrasikan berdasarkan siklus hidup masyarakat sehingga pelayanan menjadi lebih efektif, komprehensif, dan berkesinambungan. Sistem klaster di Puskesmas terdiri atas Klaster Manajemen, Klaster Ibu dan Anak, Klaster Dewasa dan Lanjut Usia, Klaster Penanggulangan Penyakit Menular, serta Lintas Klaster sebagai pendukung pelayanan.

Klaster Manajemen bertanggung jawab dalam pengelolaan administrasi, sumber daya, sistem informasi, mutu pelayanan, serta keselamatan pasien guna memastikan seluruh pelayanan berjalan sesuai standar. Klaster Ibu dan Anak memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, bayi, balita, anak usia sekolah, dan remaja. Sementara itu, Klaster Dewasa dan Lanjut Usia menyelenggarakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat usia produktif hingga lansia dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

Selain itu, Klaster Penanggulangan Penyakit Menular berfokus pada upaya pencegahan, deteksi dini, pengendalian penyakit menular, serta pengawasan kesehatan lingkungan. Adapun Lintas Klaster mendukung pelayanan melalui pelayanan gawat darurat, kefarmasian, laboratorium, dan layanan penunjang lainnya.

Dengan penerapan Standar Pelayanan berbasis Klaster ILP, Puskesmas Sembung berupaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan setiap individu memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan pada setiap tahap kehidupannya. Melalui pelayanan yang terintegrasi, diharapkan derajat kesehatan masyarakat dapat terus meningkat dan terwujud masyarakat yang sehat, mandiri, serta produktif.